Puisi Ilham Wahyudi
Tetapi benarkah moyangmu lahir dari hujan yang rajin menuruni hutan raya India? Atau sebenarnya kau hanya biji belaka…
Tetapi benarkah moyangmu lahir dari hujan yang rajin menuruni hutan raya India? Atau sebenarnya kau hanya biji belaka…
di taman ini aku adalah ketakhadiran cuma taman ya, taman ini yang ada
Ikatlah hai anak lelaki, dua tiga atau empat serumpun Jagalah api. Lihat ibumu menanaknya di atas tungku semalam…
harum vodka di mejanya abadi di mataku dejavu datang tergesa-gesa klik aku buka jendela mengeja suara mereka pemuda…
penderitaan tak pernah berakhir dalam hidup ini ketika lepra menghinggapi dan semakin bersetia dengan diri.
Di hari lain terkadang aku masih ingat akanmu kadang-kadang tak utuh kadang-kala cuma selintas bayangan yang mengabur dan…
angin ketiadaan berembus dengan percuma.
sehabis membacakan buku dongeng ibu pergi menutup pintu kamar kepalaku jatuh ke lantai lalu aku tidak mengenali apa…
Biar saja hujan menggenang menjadi sungai di belantara sajakmu yang banal
di bekas tembakan itu udara saling menjenguk dalam suhu yang beku