Puisi Ian Hasan
berburu waktu subuh dikerumuni anak-anak waktu bocah-bocah penjaja tisu
berburu waktu subuh dikerumuni anak-anak waktu bocah-bocah penjaja tisu
Aku heran, bukan aroma pandan yang menyeruak dari kuah kental campur santan tapi bau anyir darah yang menetes…
/2 Di hadapan kopi yang mengepulkan ilusi Bayangan rumah tengah bermanifestasi
suatu malam kau bertanya kenapa aku jawab: "tidur tak menjamin kita bangun dan bertemu lagi."
Dari rahimnya, lahirlah Totale: bâto sé atalé* dua kekuatan menyatu penuh misteri: sudahkah penghuninya sekokoh batu dan sekuat…
kulihat seraut wajah mematung dengan nasib terkatung-katung pada bayangan lorong gelap menyingkap tabir tak terungkap
A feeling of this Depression is torching me I'd like to go, please
Rindu menikam cinta menggali makam pisau tertanam. masa lalu menjadi darah dalam kakus.
di pagi hari, orang-orang sedang tidur tanpa mimpi. tubuhku dingin tanpa baju, penyesalanku dingin dan sesap pada bisu.…
melukis punggung empat penjuru angin tepi Mahakam