CerpenKucing Hitam
“Ambil dan pergilah!” perintah perempuan itu. Aku memperhatikan tangan dekil dengan kuku panjang menghitam penuh kotoran. Aku ragu.…
Cerpen“Ambil dan pergilah!” perintah perempuan itu. Aku memperhatikan tangan dekil dengan kuku panjang menghitam penuh kotoran. Aku ragu.…
CerpenKau menggeleng pelan. Barista itu pergi meninggalkan kau bersama secangkir mochaccino berlukis bunga. Kopi itu kau tatap sebentar.…