
Khatam novel-novel menghasilkan sesalan-sesalan. Pembaca hanya memiliki ingatan-ingatan pendek, tidak utuh, dan gagal tepat. Yang ditemukan dalam buku adalah cerita, yang terbiasa diawetkan dengan sinopsis. Kemauan berjalan di sastra tidak akan meraih kenikmatan-kenikmatan bila selalu sinopsis.
Kita kadang menginginkan yang mengesankan dengan mencomot atau memanen kutipan-kutipan. Novel yang tebal teringat berdasarkan kutipan: satu kalimat atau paragraf pendek. Siasat agar tidak terlalu menyesal dan sia-sia sebagai pembaca.
Yang sulit adalah menentukan kutipan-kutipan agar kita terhubung dengan novel dan beragam buku. Pemilihan kutipan-kutipan bisa membekali kepentingan membuat resensi. Kutipan-kutipan bisa ditaruh dalam esai-esai. Namun, penemuan dan pemilihan kutipan tidak semuanya terpakai sesuai misi atau pamrih.
Akhirnya, kutipan-kutipan untuk merasa menjadi pembaca novel diawetkan dalam paragraf-paragraf yang remeh. Usaha berjalan di novel agar tetap memperoleh, berlanjut membagikan untuk sesama pembaca.
Penulis: Kabut
Cetakan: Pertama, Tahun 2024
Penerbit Nomina Ide Karya
111 halaman; 14 x 20,5 cm
ISBN:
Harga: Rp 50.000,-
Info Pemesanan: 085647226136
