Senja di Pont Des Arts
Pada Juni yang kering, aku mengenang suatu masa ketika kali pertama kita dinikahkan oleh semesta. Ketika itu, rambutmu…
Pada Juni yang kering, aku mengenang suatu masa ketika kali pertama kita dinikahkan oleh semesta. Ketika itu, rambutmu…
pulang, pada perasaan Ibu yang menunggu di balik pintu sebagai iba yang menjalar dari ujung baju ke ujung…
Kau terbangun dan menyadari tubuh istrimu sudah tak ada lagi di sampingmu. Sebagai gantinya, ada sebuah guling merah…
Di sebuah negeri, di dalam istana, sedang terjadi kasak-kusuk. Ada kabar yang menggegerkan, seseorang yang disebut-sebut sebagai “Toean…
Meski bapak baru saja dimakamkan, ibu tetap memilih menghabiskan waktunya di dapur. Begitu para pelayat pulang dan keluarga…
bisikmu menisik “tuliskan puisi untukku” di balik kekuningan lembar puisi berbagi liang buat kau tergeletak di antara kelindan…
Jika ada yang bertanya kenapa Ami mati, maka itu salah saya. Benar-benar salah saya. Ami mati dilahap api…
Kali ini kami menyajikan menu istimewa rupa-rupa makanan untuk tuan dan puan. Sungguh senang sekali karena rupa-rupa makanan…
Jep adalah salah satu teman yang dapat kupercaya, maka aku berinisiaif mengajaknya bersama Med untuk melihat rumah Bik…
dikau menjadi tuju dalam temu mengelak rasian ingin yang nyata tiada pelipur lara bermuara segala harap.