Puisi Irvan Syahril
Setiap Minggu ibu duduk dekat pintu matanya merapi tali ke lubang sepatu dan tangannya yang berurat waktu masih…
Setiap Minggu ibu duduk dekat pintu matanya merapi tali ke lubang sepatu dan tangannya yang berurat waktu masih…
Akulah namamu Dalam secangkir kopi Saat segalanya telah luruh Selepas segalanya tak sanggup lagi kuseduh
Orang-orang Oetimu (Marjin Kiri, 2019), pemenang sayembara novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bertarikh 2018 terbit menjelang situasi negara…
Pemuda itu berdiri di bawah pohon kemboja di samping gereja. Ia menatap kupu-kupu yang hinggap di kelopak mawar.…
lampu mati, mengirim gelap yang mendekatkan senyata kenyataan yang menghimpit
Pohon waru itu berhantu. Orang-orang memercayainya dengan alasan yang mungkin telah dirancang sedemikian masuk akal di kepala mereka,…
Doa berembus dari bibirmu dan kau tiupkan di sekujur malam mimpi baik akan datang menyelimuti lelap yang dingin
Pada pagi yang biasa, sebuah papan tulis di depanmu ada kalimat yang berbunyi sederhana: bertindaklah adil sejak dalam…
di hari pertama aku menjadi penyair aku sibuk melakukan banyak hal yang tidak menghasilkan apa-apa.
Jika di dekat sini ada anjing, aku harap anjing itu mengendus sesuatu. Aku harap anjing itu bisa mengendus…