Haiku Beby Halki
melukis punggung empat penjuru angin tepi Mahakam
Untaian puisi yang merawat rasa, bahasa, dan ingatan.
melukis punggung empat penjuru angin tepi Mahakam
Pemangkas daging itu bekerja di antara cemas nyawa yang terkupas, was-was. Ahli bedah menggunting ruang lain di Berlin…
di sepanjang waktu, aku menjelma kabut yang menyarang dan hinggap di tubuh taringmu yang lancip, mencari mimpi atau…
Tujuh hari ikan-ikan sungai dalam tubuh hari putus asa; mereka melongo ke langit menantikan sesuatu jatuh dari sana.…
andai permukaan matamu adalah samudra, izinkan aku sebagai satu-satunya perahu yang karam di sana.
kalau pagi hari memesan mimpimu seperti meletakkan kau di sebuah ranjang yang asing, biarkan orang-orang tiba sebagai pelayat…
suara pengamen masih cempereng, membawa kenang-kenang, tak habis pikir akan salah keputusan tanpa tahu apa-apa.
kaki-kakinya yang bening tak berkuku memintas setapak jalan ke lubuk kenangan ;di dalamnya, ada kau mengajakku melupakan hujan
Siapa sangka waktu bisa porak poranda Ditubruk kerja mekanik tanpa gugat Menopang gaya hidup pas-pasan Sebelum diburu tenggat…
dinding-dinding yang kuraba dengan terbata, hanya menuntun tatih langkahku pada kegamangan-kegamangan baru menggapai cahaya. kecemasan kerap jadi batu,…