CerpenCincin Perkawinan
Cerpen Yeni Kartikasari Laki-laki adalah makhluk yang sulit dipahami. Lala mengenang kalimat itu dalam pikirannya. Ia kemudian mengatakannya…
CerpenCerpen Yeni Kartikasari Laki-laki adalah makhluk yang sulit dipahami. Lala mengenang kalimat itu dalam pikirannya. Ia kemudian mengatakannya…
CerpenCerpen Denipram Senja tak lagi ditakuti. Warna cahaya langit kuning kemerah-merahan tak lagi menyeramkan. Bias sinarnya yang mengenai…
CerpenCerpen Diana Rustam Shigeru memasukkan sebuah waribashi kayu ke dalam kantong jaketnya. Kantong jaket itu terlalu dangkal sehingga…
CerpenCerpen Andri Saptono Aku mengunjungi perpustakaan kota hampir seminggu berturut-turut. Perjalanan dari rumah aku capai dengan naik ojek…
CerpenCerpen Angelin K. Tahir Harum melati dan sedap malam mengambang tipis di rumah duka itu. Bau yang tidak…
CerpenCerpen Kesit H. Setyadji Jika ada kesempatan mengulangi hidup, maka aku akan melakukan satu hal yang barangkali juga…
CerpenCerpen Septi Rusdiyana Kepalaku sangat ringan. Tubuhku juga menghangat. Sofa ini memang empuk, tapi aku merasa seperti dalam…
PuisiHomesick apa yang paling dirindukan seorang tua di perantauan perjalanan senja dan temaram mungkin kampung halaman hijau pohonan,…
CerpenCerpen Septi Rusdiyana Sepulang dari minimarket, tanpa sengaja aku mendengar percakapan budhe dan pakdhe di ruang tengah. Mereka…
CerpenCerpen Khairul Azzam El Maliky DI LERENG Bukit Serindit, tempat angin selalu membawa pesan dari rimbun hutan pinus…