Nomina Ide Karya dibicarakan
Novel

Lembah Duka

oleh Dewanto Amin Sadono

Sebuah novel berlatar waktu tahun 1965.

Buru-buru Suro meletakkan sabitnya. Ia segera mengangkat Ponirah, membawanya ke dinding dapur, lalu menjejalkannya ke lubang dinding dengan posisi kepala berada di bagian depan. Suro tak tahu yang harus dilakukannya agar anak perempuannya itu bisa secepatnya meninggalkan rumah kecuali dengan cara menyepak bokong si bocah dengan kaki kanannya. Ponirah pun terjungkal, mukanya mencium tanah, tapi ia segera berdiri lagi.

Suro menyusupkan kepalanya melalui lubang dinding bambu hingga sebatas lehernya.

“Pon, lari! Cepat lari!” 

Ponirah termangu-mangu, tak tahu maksud perintah itu. Ia justru memandangi bapaknya yang hanya kelihatan kepalanya. Otaknya tak mampu menerka-nerka apa yang terjadi. Yang dirasakan Ponirah, sikap bapaknya tidak biasa; terlihat ketakutan. Sesuatu yang belum pernah ditemui Ponirah selama ini.

“Pon, cepat lari! Lari!”

Ponirah menengok ke arah bapaknya, lalu melangkahkan kaki walaupun masih terlihat ragu. Namun, baru juga lima langkah, Ponirah segera membalik badan. Namun, bapaknya sudah tidak  dilihatnya lagi. Yang terdengar oleh Ponirah hanya teriakan-teriakan.

“Orangnya di sini!”

“Segera habisi!”

======================================

Detail Buku

Penerbit
CV. Nomina Ide Karya
Kategori
Novel
Penulis
Dewanto Amin Sadono
Tahun terbit
Bahasa
Indonesia
ISBN
978-623-99185-2-1
Ukuran
14 x 21

Buku Lainnya

Semua katalog